Obat-obatan herbal penyakit diabetes

Obat-obatan herbal penyakit diabetes

Obat Herbal

Tablet Kinaod Chudzanie. – Obat tradisional adalah obat yang dibuat dari bahan-bahan alami, terutama tanaman yang telah diturunkan secara empiris dari generasi ke generasi. Sebagai aturan, pada tanaman obat (rimpang, akar, batang, daun, bunga, dan buah-buahan) terdapat senyawa aktif, seperti tripenoid, glikosida, fenolik, minyak esensial, dll., Yang bersifat antivirus, antibakteri, dan imunomodulasi. Senyawa aktif bermanfaat untuk menjaga kesegaran tubuh dan sirkulasi darah.

Pencegahan dan pengobatan diabetes

Dalam pengobatan diabetes, perlu untuk mencegah terjadinya komplikasi kronis sehingga pasien dapat hidup sehat dan masuk akal bersama penyakit ini. Peningkatan nilai kualitas hidup orang dengan diabetes lebih jelas dan ditujukan untuk mencegah komplikasi kronis terjadi selama mungkin. Tindakan umum dalam mengelola diabetes saat ini tetap didasarkan pada 3 hal utama, yaitu :

  • Semua pasien harus memulai diet pembatasan kalori, terutama bagi orang yang terlalu banyak bekerja. Makanan perlu dipilih, terutama untuk keterbatasan karbohidrat murni (gula), lemak hewani dan lemak rantai pendek untuk mencapai glukosa dan lipid darah normal.
  • Olahraga teratur dapat mengurangi resistensi insulin, sehingga sel-sel tubuh dapat menggunakan insulin dengan lebih baik, dan dosisnya dapat dikurangi.
  • Mengurangi faktor risiko seperti berhenti merokok. Nikotin dapat memengaruhi penyerapan glukosa oleh sel secara negatif.

Tujuan jangka pendek dalam pengobatan diabetes adalah menghilangkan keluhan dan gejala diabetes, terutama menormalkan kadar gula darah. Tindakan yang diambil adalah

  • Penderita NIDDM (tipe 2). Jika tindakan umum tidak / kurang efektif untuk menormalkan kadar glukosa darah, obat hipoglikemik harus digunakan. Insulin baru disuntikkan jika obat antidiabetik oral tidak memberikan efek yang diinginkan atau menunjukkan resistensi.
  • Penderita IDDM (tipe 1). Pasien yang berusia hingga 40 tahun, pada umumnya membutuhkan insulin (0,6-0,9 unit / kg / hari), dan mereka tidak dianjurkan untuk menggunakan obat hipoglikemik. Tujuan pengobatan adalah untuk mencapai kadar glukosa darah di bawah 120 mg / dl (ketika perut kosong).

Masyarakat benar-benar perlu melakukan upaya pengobatan dengan obat-obatan sehingga tanaman obat dapat dicampur dengan obat-obatan tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit bagi masyarakat, seperti tanaman obat diabetes yang dapat mereka kelola secara mandiri.

Tanaman obat di rumah-rumah warga harus dijaga dengan cara membeli dari hasi menang bermain Judi Pulsa agar masyarakat menjadi lebih mengenal jenis-jenis tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional. Manfaat dan penggunaan obat-obatan tradisional adalah banyak orang dapat menemukan dan menggunakan jenis tanaman yang efektif sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit dan terutama diabetes mellitus, yang dapat Anda temukan atau rawat sendiri menggunakan tanaman obat. perawatan yang sesuai dengan penyakit Anda. Ada beberapa obat-obatan herbal penyakit diabetes yang dapat Anda lakukan di rumah dengan harga yang sangat terjangkau.

Obat-obatan herbal penyakit diabetes

  • Brotowali

Telah diakui bahwa itu dapat digunakan sebagai antimalaria karena mengandung kristal timah. Ekstrak Brotowali juga diketahui memiliki aktivitas hipoglikemik, karena dapat mengurangi glukosa serum melalui mekanisme yang meningkatkan sekresi insulin pada tikus normal dan tikus dengan diabetes tipe 2, sementara percobaan pada diabetes tipe 1 bekerja dengan mengurangi kadar glukosa glukosa tanpa mengubah kadar insulin.

  • Jinten Hitam

Jintan hitam adalah antimagom yang efektif karena dapat mengurangi sekresi asam lambung dan memiliki kemanjuran yang setara dengan simetidi. Efek dari metode pengobatan lain yang terbukti dengan ekstrak jinten hitam adalah kemampuannya untuk menurunkan kadar gula darah dan kadar HbA1C pada penderita diabetes tipe 2. Evaluasi klinis yang dilakukan oleh Sabzghabaee menunjukkan bahwa jintan hitam memiliki kemanjuran yang baik dalam mengobati dislipidemia, karena dapat menurunkan kadar LDL dan kolesterol sebesar 7,6% dan 4,8% dan secara signifikan mengurangi kadar trigliserida. hingga 16,6% setelah 4 minggu administrasi

  • Kumis kucing

Semua bagian tanaman digunakan dalam pengobatan, basah atau kering (pertama berkarbonasi, dan kemudian dijemur). Keefektifan tanaman ini adalah untuk mengobati sejumlah penyakit yang memudahkan pengusiran urin (diuretik), rematik, batuk, penetrasi angina, sembelit, sakit pinggang, efek antiinflamasi, radang ginjal, batu ginjal dan rasa manis. Kandungan kimia yang ada adalah Orthosipohon glikosida, tanin, minyak atsiri, minyak lemak, saponin, garam, kalium, dan mionistiol. Menggunakan dosis 30-60 g (kering) atau 90-120 g (mentah), direbus juga bisa direbus kering atau basah, seperti teh (Mahendra 2005).

  • Salam

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa ekstrak etanol dari sapaan secara signifikan mengurangi kadar glukosa darah pada tikus yang disebabkan oleh alloxan. Studi lain yang dilakukan juga menunjukkan bahwa mengonsumsi salad selama 15 hari dapat menyebabkan antidislipidemia, karena dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL pada tikus Wistar jantan.

  • Daun cimplukan

Daun cimplukan dapat digunakan untuk mengobati bisul pada kaki, jika daun cimplukan dengan 1 tangan untuk digosok dan menempel pada bagian yang sakit. Buah cimplukan mengandung senyawa kimia citrum dan fisaline, serta asam malat, alkaloid, tanin, cryptoxanthin, vitamin C dan gula. Cara mengobati diabetes dengan cimplukan, gunakan tanaman ini bersihkan bersama dengan akar dan dicuci bersih. Kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih, sampai tinggal 1 gelas, disaring, diminum 1 kali sehari.