Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit Stroke

Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit Stroke

Obat Herbal

Tablet Kina – Salah satu penyakit paling umum di Indonesia adalah stroke, baik ringan maupun berat. Stroke disebabkan oleh risiko kesehatan, seperti riwayat medis penyakit tertentu seperti penyakit jantung, diabetes dan tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan stroke, serta risiko perilaku, termasuk gaya hidup tidak sehat, seperti kurang memperhatikan nutrisi dalam makanan. Stroke sendiri dapat diobati dengan berbagai cara, termasuk medis, terapi atau herbal. Artikel ini akan membahas diskusi tanaman obat tradisional untuk stroke.

Tanaman obat untuk serangan ini dapat dengan mudah ditemukan di sekitar Anda dan memiliki metode perawatan sederhana. Obat tradisional ini dianggap dapat mencegah kerusakan organ yang disebabkan oleh stroke sambil mempercepat proses pemulihan pasien stroke. Namun, sedikit orang yang tahu jenis tanaman apa yang dapat membantu mengobati stroke. Padahal, perawatan tradisional tidak kalah efektif dengan perawatan medis. Biaya yang terlibat lebih sedikit dan lebih mudah dilakukan. Berikut ini beberapa tanaman obat tradisional untuk stroke.

Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit Stroke

1. Bawang putih

Bawang putih adalah salah satu tanaman dengan banyak manfaat, terutama di sektor kesehatan. Untuk mengobati dan mencegah stroke, tanaman bawang putih ini mengurangi tekanan darah sebagai antikoagulan dan mengurangi kadar kolesterol. Tanaman yang sering kita gunakan sebagai bumbu sering digunakan sebagai obat herbal antikoagulan yang mengandung sembilan senyawa antikoagulan. Cara mengonsumsinya juga sangat mudah, cukup gunakan bawang putih pada setiap sayuran atau makanan di rumah Anda, dan Anda juga bisa menambahkannya ke makanan salad. Namun, perlu dicatat bahwa pasien hemoragik tidak diperbolehkan mengonsumsi bawang putih.

2. Gingko Biloba

Tanaman obat kedua untuk melawan stroke dan manfaatnya yang dikenal adalah gingko biloba. Ramuan ini dapat membantu mencegah pembentukan gumpalan darah. Ia bekerja dengan mengembangkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke otak. Selain itu, tanaman ini juga dapat mencegah pembentukan radikal bebas di dalam tubuh. Di sejumlah negara Eropa, ginkgo biloba tidak hanya digunakan untuk mengobati stroke, tetapi juga untuk mengobati penyakit lain yang umumnya disebabkan oleh stroke, seperti pusing, gangguan pikiran, dan keseimbangan. Keuntungan lain dari gingko biloba adalah dapat mengurangi kerapuhan kapiler. Karena sifat nabati yang alami dan tidak beracun serta relatif aman, tanaman ini juga banyak direkomendasikan oleh dokter.

3. Kunyit

Selain tanaman di atas, Anda juga bisa menggunakan kunyit sebagai tanaman obat stroke karena memiliki sifat mencegah pembentukan gumpalan darah.

4. Jahe

Jahe, sering digunakan untuk menghangatkan tubuh, juga dapat digunakan sebagai tanaman obat melawan stroke. Jahe baik untuk jantung karena dapat meningkatkan sirkulasi yang buruk dan mengurangi kadar kolesterol. Jahe juga bisa membuat pendingin udara. Selain itu, jahe dapat mencegah pembekuan darah yang berlebihan. Cara mengkonsumsinya juga bisa ditambahkan ke teh atau disiapkan dengan air panas. Ini juga cenderung terasa enak dan membuat tubuh nyaman serta hangat.

5. Bayam

Tanaman bayam sangat bermanfaat bagi jantung karena kaya akan folat. Karena itu, mengonsumsi bayam dapat mencegah stroke.

6. Wortel

Nutrisi dalam wortel dapat mengurangi risiko stroke. Ini ditunjukkan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard, di mana wanita yang mengonsumsi lima porsi wortel seminggu memiliki risiko stroke 68% lebih rendah dari pada mereka yang mengonsumsi kurang dari dua kali sebulan.

7. Cabai rawit

Cabai rawit diduga meningkatkan fungsi jantung tanpa meningkatkan tekanan darah. Ketika dikonsumsi dengan herbal lain, cabai rawit dapat memaksimalkan kerja atau efek dari obat-obatan herbal lainnya.

8. Nanas

Meskipun ada banyak mitos tentang buah ini, nanas memiliki enzim terkenal, bromelain yang dapat menurunkan protein. Bromealin juga dapat membantu mencegah pembentukan gumpalan darah yang dapat menyebabkan stroke iskemik.

9. Daun sambiloto

Tanaman ini yang menyandang nama latin Andrographis Panuculata memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk pengobatan stroke. Selain itu, sambiloto juga memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi dan kholeyerik. Untuk mengobati stroke menggunakan daun pahit, Anda dapat mencampur 7 lembar sambiloto dalam setengah gelas air panas. Setelah itu, tambahkan madu dan konsumsi hingga 3 kali sehari.

10. Gingseng

Ginseng juga merupakan tanaman yang kaya manfaat, terutama untuk pengobatan penyakit neurologis atau gangguan neurologis seperti stroke dan penyakit neurodegeneratif akut. Ginseng dapat membantu membuat pembuluh darah lebih rileks dan tidak kaku, yang dapat mengurangi risiko penyempitan pembuluh darah.

11. Kulit manggis

Sementara itu, kulit manggis hanya digunakan sebagai limbah untuk masyarakat karena hanya sedikit orang yang tahu manfaat besar dari kulit manggis ini. Salah satu manfaat kulit manggis adalah efek pencegah dan efek alami dalam menyembuhkan stroke.

12. Pisang

Banyak orang tidak suka pisang karena mereka lunak dan terkadang terlalu manis. Meskipun demikian, ternyata pisang ini memiliki kelebihan, termasuk pengobatan stroke yang di akibatkan karena kalah bermain domino qiuqiu online. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 3 pisang matang setiap hari dapat memberikan cukup kalium bagi tubuh untuk melarutkan 21% gumpalan darah di otak. Hasil penelitian yang dilakukan oleh American College of Cardiology menunjukkan bahwa tubuh membutuhkan 1.600 mg kalium untuk mencegah stroke. Pisang mengandung 500 mg potasium, yang dapat mengencerkan gumpalan darah.